HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) adalah sistem manajemen keamanan pangan yang diakui secara internasional. Dalam konteks distribusi ayam beku, penerapan HACCP adalah perbedaan antara distributor yang benar-benar profesional dan yang sekadar klaim profesional.
Apa Itu HACCP dan Mengapa Relevan?
HACCP adalah pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan bahaya keamanan pangan. Menurut panduan HACCP FDA, sistem ini mencakup 7 prinsip utama mulai dari analisis bahaya hingga penetapan prosedur verifikasi.
Titik Kritis Kontrol dalam Distribusi Ayam Beku
Dalam rantai distribusi ayam beku, beberapa Critical Control Points (CCP) yang harus dipantau:
- Suhu penyimpanan: harus selalu di bawah -18°C
- Suhu selama transportasi: maksimal -15°C sepanjang perjalanan
- Durasi thawing: tidak boleh dibiarkan thaw lebih dari 2 jam di suhu ruang
- Kontaminasi silang: ayam tidak boleh disimpan bersama produk non-halal atau berpotensi kontaminasi
Apa yang Harus Anda Tanyakan ke Distributor?
Tanyakan: “Apakah Anda memiliki SOP tertulis untuk setiap tahap penanganan produk?” dan “Bagaimana cara Anda memonitor suhu selama pengiriman?” Jawaban yang baik menunjukkan keseriusan distributor dalam food safety.
SS Jakarta menerapkan prosedur internal yang mengacu pada prinsip HACCP. Pelajari lebih lanjut di website kami.

📞 Hubungi Kami Sekarang!
Tertarik menjadi mitra atau ingin tahu harga terbaru? Klik di sini untuk chat WhatsApp dengan tim SS Jakarta — respons cepat, harga kompetitif, pengiriman terjadwal ke seluruh Jabodetabek.
Leave a Reply