Food cost adalah komponen terbesar dalam struktur biaya operasional restoran, biasanya menyumbang 28–35% dari total pendapatan. Mengelola pembelian ayam dengan strategi yang tepat bisa membuat perbedaan besar pada profitabilitas bisnis F&B Anda.
Strategi 1: Beli Karkas Utuh, Proses Sendiri
Membeli ayam karkas utuh dan memotongnya sendiri di dapur jauh lebih hemat dibanding membeli potongan-potongan spesifik. Selisih harga bisa mencapai 20–30% per kg. Tentu ini membutuhkan koki yang terampil dalam teknik butchering, namun investasinya sangat sepadan.
Strategi 2: Manfaatkan Semua Bagian Ayam
Berdasarkan data data food waste industri restoran FAO, banyak restoran membuang bagian ayam yang sebenarnya bisa diolah menjadi menu bernilai. Tulang ayam bisa menjadi kaldu, kulit bisa dibuat crispy skin, dan lemak bisa digunakan sebagai minyak masak.
Strategi 3: Negosiasi Kontrak Jangka Panjang
Daripada beli putus setiap minggu, negosiasikan kontrak pembelian 1–3 bulan dengan distributor. Komitmen volume biasanya diiringi harga preferensial dan jaminan ketersediaan stok, bahkan di saat permintaan tinggi.
Strategi 4: Sinkronisasi Menu dengan Ketersediaan
Rancang menu yang bisa memanfaatkan berbagai bagian ayam secara maksimal. Ketika ada satu bagian yang harganya sedang tinggi, substitusikan sementara dengan bagian lain yang lebih terjangkau tanpa mengubah konsep menu secara signifikan. Konsultasikan ketersediaan produk dengan SS Jakarta.
📞 Hubungi Kami Sekarang!
Tertarik menjadi mitra atau ingin tahu harga terbaru? Klik di sini untuk chat WhatsApp dengan tim SS Jakarta — respons cepat, harga kompetitif, pengiriman terjadwal ke seluruh Jabodetabek.

